Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

Tempat Mencari lapangan Kerja, Terputusnya Kesatuan Ekonomi Daerah Jajahan dan Negara Induk

Gambar
Tempat Mencari lapangan Kerja Di depan telah dipaparkan bahwa dunia ini beserta kekayaan alamnya adalah merupakan tempat manusia untuk mencari hidup bagi dirinya sendiri beserta dengan keluarganya. Mencari pekerjaan macam apa dan di mana saja adalah merupakan hak azasi manusia. Daerah jajahan sebagai tempat employment memerlukan pendekatan lain dari aspek hak azasi tersebut. Adalah masuk akal apabila pekerjaan pimpinan. baik dalam perusahaan maupun dalam pemerintahan lasisten residen ke atas termasuk residen gubernur, menteri dan gubernur jendral dilakukan hanya oleh orang-orang Belanda karena berdasarkan alasan pendidikan, skill, efisiensi, efekti vitas dan lain-lain. Angka-ungka mengenai jumlah gaji, besarnya ponsiun, pensiun yang dikirimkan ke negara Belanda. dan gaji serta penghasilan penduduk bumi putera, dapat disaksikan dalam buku Dr. Sam Ratu Langie, Gonggryp, Ir. Soekarno dan lain-lain tersebut dalam catatan kaki bab ini. Dengan bekerjanya orang-orang Belanda di dae

Tempat Pemasaran Hasil Industri Negara-negara Induk

Gambar
Hasil produksi barang primer, Pemasaran Hasil Industri, Negara-negara Induk Hasil-hasil produksi barang-barang primer sangat dibutuhkan bagi kebutuhan masyarakat, kesempatan kerja serta industri-industri di negara-negara induk. Berkembangnya industri-industri, lembaga-lembaga bank, asuransi, usaha pengangkutan negara induk banyak dibantu oleh kegiatan-kegiatan tersebut. Produk hasil-hasil industri mereka sudah tentu tidak hanya dipasarkan di negara bersangkutan, tetapi juga di negara-negara induk lainnya sehingga nota bene juga daerah jajahan tempat asal barang-barang produksi primer bersangkutan. Karet, timah coklat, kina, sepeda, alat-alat dan rumah tangga, bahan primernya berasal dari Indonesia tetapi pemasaran hasil karyanya juga di Indonesia. Sudah tentu dengan nilai tambah yang jauh lebih tinggi dari harga bahan dasarnya. Karena alasan prinsip-prinsip ekonomi industri (termasuk ekonomi transportasi) mendirikan pabrik kina di Bandung, pabrik tekstil di Garut dan terakhir

Karakteristik Negara Berkembang Sebagai Negara Sedang Membangun, Produksi Primer,Tempat Penanaman Modal Asing

Gambar
Karakteristik Negara Berkembang Sebagai Negara Sedang Membangun Meier & Baldwin menyebutkan karakteristik pokok negara-negara yang sedang berkembang (underdeveloped countries) yang saling kait-mengkait ada enam karakteristik ekonomi, yaitu: (1) it is primary - producing (2) it faces population pressures (3) it has underdeveloped natural resources (4) it has an economically backward population (5) it is capital - deficient (6) it is foreign trade-orienteof Karakteristik ekonomi pertama dan kedua dianggap hanya ber-gayutan (associative) dengan kemiskinan dan lainnya merupakan sebab-sebab atau bersifat causitive dalam arti menghambat pembangunan. Adapun yang merupakan perintang atau penghambat (obstacles) terhadap pembangunan dikelompokkan menjadi tiga kategori, yaitu market imperfections, vicious circles dan international forces. Apabila diperhatikan secara cermat, karakteristik ekonomi, baik yang bersifat associative maupun yang bersifat causitive terutama me